Kamis, 28 Juli 2011

Untitled

Assalamualaikum..

Sudah lewat beberapa hari setelah pertengkaran itu.
Pertengkaran yang awalnya takkan pernah terjadi menurutku.
Pertengkaran yang membuatku malu dihadapan teman kerjaku.

Pertengkaran yang menurutku karena salah paham.
Karena tak pernah sedikitpun ada niat dari dalam hatiku utk memaki dia didepan umum.
Yah.. Mungkin bercandaku keterlaluan. tidak dengan kata-kata bercanda yang seharusnya.

Pertengkaran yang membuatku menyesal akan hari itu.
Membuatku berpikir banyak kata yang dimulai dengan "seandainya"
"Seandainya" saya tidak pergi kekampus dan bertemu dia.
"Seandainya" saya tidak perlu kesal saat dia tidak membalas smsku.
"Seandainya" saya tidak melanjutkan kata-kataku selanjutnya.
Pertengkaran itu takkan pernah terjadi.

Inilah akhirnya. ketika saya memutuskan untuk tidak saling bertemu sementara waktu, yang katanya harusnya dia yang mengatakan itu.
Yang katanya, dia takkan bisa memaafkan dalam waktu yang cepat.
Yang katanya, terserah walau akhirnya takkan pernah bertemu.

Tidakkah pernah dia menyadari betapa saya sangat menyayangi dia ?
Tidakkah dia mengerti kalau saya selalu berusaha menjadi yang terbaik untuknya ?
Tidakkah dia tahu kalau saya hanya menginginkan dia ?

Menjalani hari tanpa dia menurutku hampa.
Walau harus merasa sakit dengan berbagai macam kecurigaan dan tuduhan kepadaku.
Nyatanya tidak bersamanya lebih menyakitkan.

Semuanya karena kebodohanku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar