Sabtu, 05 November 2011

DANBOOOOO !!! KYAAA.. KYAAAAAA....

Okee semuanyaa...
Siapa sih yang tidak kenal sama Danboo, si boneka kardus tanpa ekspresi tapi selalu kelihatan hidup di setiap angle foto-fotonya.. saya tw boneka Danbo setelah baca komik Jepang yang berjudul Yotsuba, di komik itu, si Danbo di buat berukuran anak kecil, dan bergerak ketika dimasukkan koin (padahal ada anak kecil yang masuk ke dalam Danboo tesebut, kasian Yotsuba ditipu tetangganya.. ckck )
Yaaa, apapun ituu, Danbo sangatlaah menggemaskaann menurut sayaaa..... *makan kardus*

Anda galau ?? Bershowerlaahh..











berjalan berkesendirian .. biar cool gituu.. :D


















Danbo's family .. yeaaayyy .. *salto jungkir balik*

















Minum segelas berdua .. how's sweet ..
Ngiriii beeuuddd ... >________________<
















See ?? Danbo aja bisa saling menolong sesama, kenapa qt tidaakk ??



















My favorite danbo's picture eveeerrr.....
Full of love, for parents, family, friends, boyfriend, and every people around.. :)
Ini sudah saya jadikan DP BBM dan walpaper bb saya loohh..
hahhahahahahhaha













Sudah pada liat semuanyaa kaann ??? ini masih setengahnyaaa, bahkan mungkin sepertigaa barangkali.. masih banyak gambar-gambar Danbo lagi yang lucu dan sangat menggemaskann..
AAAAAAAAA... DANBOOOOOOO.. KYAAAAAAAAAA....
*terbang ke Jepang*

Jumat, 04 November 2011

Selamat Pagi, Kamu..

Aku melewati malam yang hebat dari malam-malam sebelumnya.
Pikiran dan hatiku beradu, saling membantah bahkan mencaci.
Aku tak mampu melerai, Aku tak mampu menyela pembicaraan mereka.
Hingga akhirnya mereka terdiam, karena ku terlelap tanpa permisi. Terlalu lelah.


Kurasakan sinar mentari pagi menembus kelopak mataku setelah masuk menyelinap dari lubang kecil jendela dan gorden yang tersingkap. Silau dan menyakitkan.
Hari ini aku terbangun dengan hati terkoyak. Entah apa yang terjadi semalam.
Mungkin hati dan pikiranku mulai saling membunuh ketika ku hendak tidur.
Tak ada bahagia yang mengiringi pagi, tak ada semangat yang menemaniku beraktivitas.
Hari ini kujalani dengan perasaan datar.

Dan aku belum memiliki jawaban.

Aku Cinta Kamu . Ungkap hatiku dengan setengah teriak namun tertahan, tak sampai ditelingamu. Lagi.

Kamis, 03 November 2011

Ada sesak yang tersimpan disudut hati yang gelap, bersembunyi disaat siang namun pecah saat gelap datang.

Sesak yang sulit ku temukan sendiri jawabannya. Apa keinginan hatiku yang sebenarnya.
Sesak yang membuatku susah berpikir waktu ku dengar namamu disebut.
Sesak yang membuatku hampir jatuh waktu melihat bayangmu berlalu, tapi tak mampu ku renggut.
Sesak yang membuatku teriris waktu ku melihatmu tertawa bahagia, tapi bukan bersamaku.
Sesak yang membuatku menyesali diri, waktu mendapat kau mampu berdiri tegak saat tak denganku.
Sesak yang membuatku bibirku kelu tertahan, ketika hendak mengucap aku terlalu cinta kamu.

Aku tak dapat bergerak, maju ataupun mundur.
Ingin mengejar dan memeluk belakang yang selalu kurindukan, namun langkahku tertahan.
Ingin meraih tangan yang sering menggam jariku erat bahkan kadang memelukku kuat sampai ku lemas, namun ku tak berdaya.
Ingin ku mengecup bibir yang selalu memanggilku mesra sembari mengucap kata cinta, namun ku hanya bisa terdiam.

Terdiam. Entah sampai kapan.

Sayang..
Apa yang terjadi sekarang sungguh aku tak tahu.
Seakan semua terjadi tiba-tiba, tanpa isyarat langsung menghentak hebat dataran cinta yang aku bangun bersama kamu dengan bermilyaran impian masa depan.
Dan aku tak mampu berbuat apa-apa. Sekalipun untuk menyelamatkan.

Sekali lagi aku tak berdaya.

Sayang..
Aku memiliki satu ketakutan yang mewakili jutaan ketakutanku yang lain, namun aku tetap tak mampu melawan atau mengusir jauh ketakutan itu dari benakku. Aku tak berdaya, aku tiada upaya.

Aku takut tiada kamu.