Sabtu, 08 Desember 2012

Hey.. :)

Sore teduh,
Sudah lewat empat hari pasca operasi yg sdh sy jalani. Iya, operasi. Operasi besar untuk mengangkat enam benjolan di dua payudara saya. Iya, kedua-duanya. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar tanggal 4 Desember 2012 kemarin jam 13.00, kemudian saya diantarkan kembali ke kamar jam 16.30.

Apa yang saya rasakan?
Takut. Milyaran pikiran negatif berkeliling diotakku, setiap hari sebelum hari dimana saya harus dirujuk ke rumah sakit tiba. Takut kalo ditengah jalannya operasi, darahku habis dan tdk mendapatkan donor darah. Takut kalo benjolannya meradang dan terlanjur menjalar ke organ yang lain. Anehnya, saya tidak takut mati. Hari-hari sebelum masa operasi tiba, saya merasa sangat akrab bahkan menantikan kematianku tiba. Entah kenapa.

Apa yang saya rasakan selanjutnya?
Sakit yang teramat sangat sakit. Saya masih ingat bagaimana saya meringis kesakitan ketika efek bius berangsur-angsur menghilang. Tuhan, sakitnya tidak sanggup saya rasakan, terlalu sakit, hingga akhirnya saya larut terlelap. Beruntungnya rasa sakit yang luar biasa itu hanya saya rasakan sekali saat selesai operasi, hari-hari berikutnya saya merasakan nyeri dibagian jahitannya dan terlalu nyeri waktu udara dingin. Ugh.

Kanker atau tumor payudara adalah penyakit yang tidak asing dikeluargaku. Ini penyakit turunan, mengingat mama dan kedua saudara perempuannya juga pernah mengalami hal yang sama walau kakaknya yang pertama (mama angkatku dari kelas 6 SD sampai lulus SMP) tidak terselamatkan karena menderita kanker payudara stadium akhir, lambat diobati. :( Semoga berhenti di saya saja. Amin.

Sekarang saya sedang memulihkan kembali diri saya. Ahh, rasanya terlalu lama berdiam dirumah. Saya rindu kerja, saya rindu sibuk, saya rindu teman-teman kerja. Saya rindu kantor. Semoga cepat sembuh. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar